Rp 7,5 M Dana Bergulir Pemko Siantar Berdayakan Koperasi UKM

0
244

Manurat.com | Melalui “Reformasi Koperasi Mewujudkan Ekonomi Berdikasi” Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), akan melakukan tindakan konkrit dalam pembenahan total pengelolaan koperasi. Koperasi-koperasi yang tidak aktif akan segera ditertibkan bahkan dibekukan, melalui pendataan secara online dengan membentuk Deputi Pengawasan.

Demikian ditegaskan Menteri Koperasi UKM, A.A.G.N. Puspayoga dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Walikota Pematangsiantar, Drs.Jumsadi Damanik SH,M.Hum, pada perayaan HUT Koperasi Ke 69 di Lapangan Adam Malik, Sabtu pagi (24/9). “Berdasarkan data yang ada, jumlah koperasi di Indonesia sampai akhir 2015 sebanyak 212.135 unit, namun yang aktif hanya 150.223 unit. Karena itu, perlu merubah paradigma dari pendekatan kuantitas ke kualitas,”imbuhnya.

Menurut Pj Walikota, hingga saat ini, Pemko Pematangsiantar telah menyalurkan sebesar Rp 7,5 miliar dana bergulir yang ditampung pada APBD kepada sejumlah koperasi di Pematangsiantar. Kebijakan ini, bahkan hanya satu-satunya daerah di Sumatera Utara yang sampai saat ini terus mengalokasikan anggaran untuk dana bergulir bagi pemberdayaan koperasi dan UKM.

“Kedepan, kita akan terus memikirkan agar para pedagang kecil, khususnya di Pasar-pasar Kelurahan yang baru berjualan, bisa diberdayakan secara bertahap oleh Dinas Koperasi bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Pematangsiantar. Dengan begitu, para pelaku usaha kecil dan mikro bisa dibina untuk menggeliatkan perekonomian kita di Pematangsiantar ini,”katanya.

Soal pembinaan managemen koperasi ini, telah disinggung Wakil Ketua Dekopin Wilayah Sumatera Utara, Ir. Justinus Tamba saat memberikan sambutan. “Mulai dari pendataan berbasis online melalui pemberian nomor induk koperasi, sumber daya pengelola, administrasi serta pembinaan mencari peluang-peluang usaha yang bisa dilakukan di daerah akan terus diupayakan,”katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pematangsiantar, Drs.Kalibiner Lumban Tungkup, mengakui bahwa dari sebanyak 336 unit koperasi yang terdaftar dan berbadan hukum di lembaganya, sebagian besar diantaranya tak aktif. “Karena itu, kita menyambut baik langkah-langkah konkrit Kementerian Koperasi untuk menertibkan bahkan membubarkan koperasi yang tak aktif beroperasi,”tegasnya.

Hari Koperasi kali ini menurut Ketua Panitia, Yosep Paskah, diisi beragam kegiatan sejak sebulan lalu, diantaranya donor darah, sosialisasi Koperasi ke siswa-siswa SMA/SMK, jalan santai, senam massal, lucky draw, hiburan, serta pemberian sertifikat tanah kepada 100 orang penggiat UKM yang dapat dijadikan agunan modal ke Bank.

“Pemberian sertifikat ini merupakan program Kementrian Koperasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang dananya ditampung oleh pusat. Kita hanya membantu pengurusannya saja,”ujar Kadis Koperasi seraya mempersilahkan Pj Walikota memberikan secara simbolis sertifikat tersebut kepada 5 orang perwakilan pelaku UKM.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kapolres AKBP.Dodi Darjanto, Dandenpom I/1 Mayor Sutrisno SE, Asisten II Drs.M.Akhir Harahap, Kepala Bappeda Ir Renward Simanjuntak, Kepala Kantor Kementrian Agama Pematangsiantar, Drs. Aburrahman Harahap, Ketua Dekopinda Pematangsiantar, Janter Aruan SH, Kepala Cabang Bank Sumut, Syafrizalshah, Plt.Kabag Humas Jalatua Hasugian, serta para penggiat koperasi dan UKM Se Kota Pematangsiantar. (M-01)

LEAVE A REPLY