PSI Siantar Tolak Kutu Loncat

0
129
Pengurus PSI Kota Siantar

Manurat.com | Sebagai partai baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Siantar lebih banyak merekrut kader kalangan muda usia di bawah 40 tahun dan menolak bekas pengurus parpol tertentu atau diebut kutu loncat.

Hal ini ditegaskan oleh Chandra Turnip selaku Ketua DPD PSI Kota Siantar di kantornya Jalan Narumonda Bawah, No 6, Siantar, Senin (10/10).

Saat ini, kata dia banyak pihak yang ingin bergabung dengan partainya. Bahkan ada juga mantan ketua partai. Namun PSI konsisten tidak menerima orang-orang yang telah lama berpartai.

“Dalam hal ini, PSI tetap konsisten dalam menjaring orang-orang baru yang tidak pernah berpartai. Bukan orang – orang yang sering menjadi kutu loncat,” sebut Chandra.

Chandra mengatakan, partainya hadir melihat keprihatinan pemimpin bangsa ini yang mandek.

“Tak ada ruang bagi para pemuda dan perempuan. Mengakibatkan para pemimpin bangsa ini diisi oleh itu-itu saja,” sebut Chandra.

Disebutkan, dulu banyak pihak pesimis melihat kehadiran PSI karena hadir dengan bermodalkan semangat dan bukan materi.

“Namun hari ini terbukti, PSI telah hadir 100 persen di seluruh provinsi. Untuk Siantar, PSI telah berdiri di delapan kecamatan,” terangnya.

Partai ini, kata Chandra, memiliki tiga poros perjuangan yakni menyebar kebajikan, merawat keragaman dan mengukuhkan solidaritas.

Setelah lolos di Kemenkumham, tugas berat lainnya adalah mensukseskan verifikasi di KPU. “Setelah itu kita baru mempersiapkan Pemilu 2019,” jelasnya.

Dalam hal kepengurusan perempuan, partainya kata Chandra mulai dari pusat sampai daerah menciptakan kepengurusan perempuan dengan kuota 40 persen.

“Jika dalam Undang-undang dibuat 30 persen, namun PSI buat 40 persen,” sebut guru swasta ini. (m-01)

LEAVE A REPLY