Polisi Amankan BBM Oplosan di Julok

0
69

ACEH TIMUR | Kepolisian Sektor Julok, Aceh Timur menangkap satu unit mobil Avanza dengan nomor polisi BK 1273 DD yang diduga membawa minyak bensin oplosan tanpa dokumen.  Penangkapan itu dilakukan pada Sabtu 17 Februari  sekitar pukul 16.30 WIB di Desa Ulee Tanoh.

Kapolres Aceh Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Rudi Purwiyanto, SIK, Mhum yang dikonfirmasi Senin (19/2) kemarin mengatakan, bila pelaku terbukti melanggar, makan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Bila pelaku melanggar Pasal 53 huruf b, junto pasal 23 ayat 2 huruf b Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak Dan Gas Bumi, pelaku diancaman dengan pidana kurungan empat tahun penjara atau denda sebesar Rp. 40 miliar,” katanya.
Sementara Kapolsek Julok, Ipda Eko Hadianto,SE, MH menjelaskan kronologis penangkapan terduga, kata dia, anggotanya mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di Desa Ulee Tanoh Kecamatan Julok terdapat satu unit mobil yang sedang menurunkan minyak oplosan yang diduga ilegal.

“Atas dasar informasi tersabut, petugas menuju TKP. Ternyata apa yang di informasikan warga benar adanya,  setibanya di TKP kita mendapati supir mobil Avanza berinisial Z (28),  warga Desa Seulemak Muda Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Aceh Timur,” katanya.

Kata dia, saat anggota melakukan pemeriksaan, yang bersangkutan tidak bisa memperlihatkan dokumen minyak yang di bawanya.

“Menurut keterangan dia, minyak tersebut hasil olahan dari Rantau Perlak dan tidak memiliki dokumen apapun,” katanya.

Sambung Kapolsek, karena tidak mengantongi dokumen, petugas mengamankan terduga Z.

“Terduga beserta barang bukti telah kita amankan guna proses penyelidikan lebih lanjut,” tutup Kapolsek Julok Ipda Eko Hadianto.[sa/rs]

LEAVE A REPLY