Penenun Ulos Kaget Ada Hari Ulos

0
144
Penenun Ulos di Rambung Merah.

Manurat.com | P Sinaga (41), pengusaha Ulos Batak Toba, merasa terkejut mendengar kalau ada Hari Ulos yang dirayakan Senin (17/10). Warga Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ini tak tahu ada perayaan tersebut.

“Namun kami dengan pekerja di sini sangat mengapresiasi Hari Ulos  di tengah tingginya harga bahan baku seperti benang dan penyaluran Ulos di daerah kami yang sulit dipasarkan,” kata Sinaga ditemui di rumahnya sekira pukul 15.00 WIB.

Sinaga kemudian berharap pemerintah memberi perhatian khusus kepada para penenun. Perhatian yang diharapkan bukan semata uang, tetapi mencarikan solusi soal penyaluran Ulos yang sudah mereka produksi.

“Dengan naiknya harga bahan baku, tentu sangat mempengaruhi pendapatan karyawan saya. Oke lah kita menunggu momen hari besar seperti Natal dan Tahun Baru tingkat pesanan agak banyak tapi itu tidak menjamin jalannya usaha tenun Ulos ini,” tukas Sinaga, yang mengaku, sejak membuka usaha tahun 2002 belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah.

Salah seorang karyawan Sinaga, S boru Sitohang (35) mengaku senang disambangi awak media ini. Sama dengan Sinaga, dalam perayaan Hari Ulos yang baru dia ketahui ini, harapan disandarkan kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib mereka.

“Maunya pemerintah bisa membantu mempromosikan Ulos buatan kami ini,” katanya.

Pangulu Rambung Merah, Martua Simarmata ditemui terpisah, kepada awak media ini menyebut, sebetulnya pemerintah peduli dengan para penenun Ulos.

Terbukti pihaknya pernah memberikan bantuan alat tenun pembuat Ulos kepada beberapa warga di wilayahnya yang memang sentra produksi Ulos.

“Harapan saya dari pelestarian Ulos untuk kebutuhan budaya agar sekiranya pemerintah mengajarkan tentang budaya Ulos di sekolah. Biar anak-anak bisa mengerti tentang budaya Ulos mereka masing-masing,” kata Martua.

Sedangkan Henry Manurung, seorang tokoh masyarakat di Rambung Merah, berharap tahun depan perayaan Hari Ulos bisa dilaksanakan di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun.

“Hari Ulos yang jatuh hari ini di Medan, kita sangat mengharapkan untuk perayaan berikutnya bisa diadakan di kota kita,” ujarnya. (m-01)

LEAVE A REPLY