Nova Terima Kunjungan Tim Arsitektur Vernakular Australia

0
41

BANDA ACEH | Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menerima kunjungan Dr. Julie Nichols dan tim dari Vernacular Knowledge Research Group (VKRG), University of South Australia, di Rumah Dinas Wagub Aceh, Jumat (13/04/2018). Ikut serta dalam rombongan tersebut Ketua Jurusan Arsitektur Universitas Syiah Kuala, Dr. Izziah.

Dr Izziah menyampaikan, University of South Australia telah bekerjasama dengan Unsyiah untuk melakukan penelitian berkaitan bidang vernacular architecture (arsitektur vernakular), melalui Vernacular Knowledge Research Group (VKRG).

Arsitektur vernakular kata Izziah merupakan karya yang tumbuh dari arsitektur rakyat dengan beragam tradisi dan mengoptimalkan atau memanfaatkan potensi-potensi lokal.

“Hari ini kita bertemu Pak Wagub, untuk menyampaikan apa yang sudah kita lakukan dan sejauh mana hasil yang sudah kita dapatkan dari penelitian ini,” kata Izziah.

Izziah turut memaparkan hasil penelitian mereka terhadap arsitektur Rumoh Aceh yang sistem dokumentasinya menggunakan kualitas dan gambar berstandar internasional. Mereka juga mengundang ahli dari luar negeri dalam program penelitian tersebut. Menurut Izziah, gambar yang dihasilkan adalah gambar virtual model rumah Aceh secara keseluruhan yang dapat dilihat melalui komputer atau menggunakan VR Googles seperti Oculus.

Sementara itu, Dr. Nichols menyebutkan ketertarikan negara Australia untuk melestarikan arsitektur tradisional atau arsitektur lokal. Nichols berharap apa yang sudah dihasilkan dari penelitain tersebut dapat berkontribusi terhadap pengetahuan vernacular, aplikasinya untuk industri serta meningkatkan kesadaran akan nilainya sebagai sumber daya seperti rekonstruksi pascabencana dan pariwisata.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh tim dari University of South Australia dan Unsyiah, yang telah bekerjasama untuk menghasilkan sebuah karya arsitektur model Rumoh Aceh yang modern. Menurut Nova proyek tersebut sangat berguna bagi pendidikan, sehingga masyarakat baik di Aceh dan dunia, mengetahui tentang warisan arsitektur tradisional yang ada di Aceh.

“Pemerintah Aceh sangat mendukung dan akan berupaya untuk membantu agar proyek tersebut bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Nova. [sa/rel]

LEAVE A REPLY