KLHK Latih Brigade Pengendalian Karhutla

0
10

Jakarta | Menyongsong tahun 2018, KLHK terus melakukan penguatan kapasitas SDM Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (dalkarhutla) di wilayah-wilayah rawan kebakaran.Kali iniKLHK melaksanakan pembentukan dan pelatihan dasar bagi Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) pada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Provinsi Sumatera Utara dan Kalimantan Timur,setelah sebelumnya dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Barat dan Sulawesi Barat.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan, menyampaikan bahwa “Saat ini, KLHK sudah melakukan peningkatan kapasitas pada 38 KPHdari40 KPHyang ditargetkan di tahun 2017. Pelatihan pada dua KPH selanjutnyaakan dilaksanakan di Provinsi Aceh pekan depan,” jelas Raffles.

“Peningkatan kapasitas SDM dalkarhutlapada KPH-KPH dilaksanakan untuk memperkuat kemampuan dan keterampilan personil brigdalkarhutladalam melakukan upaya pencegahan ataupun pemadaman di areal kerja KPH dan sekitarnya,” tambah Raffles.

Pembentukan dan pelatihan dasar brigdalkarhutla di Sumatera Utara dilaksanakan di Medan pada tanggal 29 November – 1 Desember 2017  yang diikuti oleh delapan KPH yaitu KPH Wilayah II Pematang Siantar, KPH Wilayah III Kisaran, KPH Wilayah IV Balige, KPH Wilayah VII Gunung Tua, KPH Wilayah X Padang Sidempuan, KPH Wilayah XI Pandan, KPH Wilayah XIII Dolok Sanggul, dan KPH Wilayah XV Kabanjahe.

Sementara di wilayah Provinsi Kalimantan Timur diikuti oleh dua KPH, yaitu KPH Bongan dan KPH Meratus dilaksanakan di Balikpapan pada tanggal 4 – 6 Desember 2017 kemarin. Sebagaimana diamanahkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, setiap KPH wajib menyiapkan SDM, sarana prasarana, dan anggaran dalkarhutla.

Sampai saat ini, delapan darienam belas KPH di Provinsi Sumatera Utara sudah diberikan pelatihan dasar mengenai dalkarhutla. Sementaradi Provinsi Kalimantan Timurbarudilaksanakanpadadua KPH, mengingatdaritotal 21 KPH baru 8 KPH yang sudahditetapkanGubernur. Di tahun mendatang,upayainiakan terus dilakukan pada KPH-KPH lainnya.

Pantauan hotspot pada Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pukul 21.00 WIB (6/12/2017), berdasarkan pantauan satelit NOAA menunjukkanterdapat satu hotspot di Provinsi Sulawesi Selatan, sedangkan pantauan satelit TERRA AQUA (NASA) tidak terpantau adanya hotspot.

Dengan demikian, selama 1 Januari – 6 Desember 2017 berdasarkan satelit NOAA terdapat 2.558 titik, setelah tahun sebelumnya sebanyak 3.796 titik, sehingga terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 1.238 titik (32,61 persen).

Sedangkan total 2.357 titik ditunjukkan Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level ≥80%, setelah tahun 2016 lalu menunjukkan 3.815 titik, sehingga saat ini menurun sebanyak 1.458 titik (38,21 persen). [sa/rel]

LEAVE A REPLY