Kejari Siantar Hanya Tuntut Residivis 5 Tahun

0
66
Terdakwa saat digiring petugas Polres Siantar.

Manurat.com | Baru beli narkotika jenis sabu, Marhuzar alias Ujar (48) terancam pidana penjara setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lynce Margaretha menuntut terdakwa dihukum pidana penjara selama 5 tahun.

Menurut jaksa, terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum menguasai narkotika golongan 1 bukan tanaman melanggar pasal 112 ayat 1 UU No 35 tahun 2009.

Selain pidan penjara, terdakwa juga dikenai denda. “Menjatuhkan denda kepada terdakwa sebesar Rp 800 juta, subside 1 tahun penjara apabila denda tidak dibayarkan dengan perintah terdakwa tetap berada dalam tahanan,” kata jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Kamis (6/10).

Adapun yang menjadi pertimbangan dalam memberikan tuntutan, hal yang memberatkan bahwa terdakwa sudah pernah dihukum, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.

“Hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan selama persidangan. Terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” kata jaksa.

Setelah mendengarkan tuntutan, terdakwa mengajukan nota pembelaan (pledoi) secara lisan.

“Mohon bu hakim putusan lebih ringan dari tuntutan. Saya terpengaruh memakai narkoba,” ujar terdakwa.

Kemudian, majelis hakim yang dipimpin Fitra Dewi Nasution menutup persidangan untuk dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda pembacaan putusan hukuman dari majelis hakim.

Dalam dakwaan, diketahui Senin (2/5) sekitar pukul 02.00 WIB, terdakwa yang merupakan warga Jalan Jawa, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat ini membeli satu paket sabu seharga Rp 100 ribu dari Jekson di eks Terminal Sukadame.

Empat jam kemudian terdakwa pulang ke rumahnya. Namun, belum sampai masuk ke rumahnya, dua orang personil Polresta Siantar langsung mencegatnya dan menemukan satu paket sabu yang disimpan dalam sebuah bungkusan rokok.

Setelah diinterogasi, terdakwa mengakui bahwa satu paket sabu tersebut adalah miliknya. Kemudian terdakwa dan barang bukti diboyong ke Mapolresta Siantar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (m-01)

LEAVE A REPLY