Gubernur Aceh Di Gelandang KPK Ke Jakarta ,Bersama BB 500 Juta Asil OTT

0
41

suaraaceh.com-JAKARTA – Setelah di priksa di Polda Aceh terkait OTT Gubernur Aceh Irwandi langsung di gelandang ke Jakarta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan saat ini KPK sedang menelusuri asal usul uang Rp500 juta yang disita dalam operasi tangkap tangan (OTT) Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah Ahmadi serta delapan orang lainnya.

Informasi yang di terima awak media dari Juru Bicara KPK Febri Diansyah bahwa ,penyidik lembaga antirasuah sedang menelisik hubungan uang ratusan juta itu dengan dugaan penyalahgunaan anggaran otonomi khusus Aceh 2018 “Tim sedang mendalami dugaan keterkaitan uang Rp500 juta yang diamankan kemarin dengan dana otonomi khusus Aceh tahun 2018,” kata Febri, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Menurut dia ,Sejauh ini, operasi senyap yang menjerat dua kepala daerah di Aceh itu diduga kuat terkait dengan penyalahgunaan dana otonomi khusus antara pihak Provinsi dan Kabupaten. “Kemarin salah satu kepala daerah dibawa dari rumah dinas di Aceh dan dilanjutkan proses klarifikasi di Polda Aceh.

“Malam ini, informasi lebih lengkap tentang kegiatan tim KPK di Aceh ini akan diinformasikan melalui Konferensi Pers di kantor KPK,” ujar Febri. Sebelumnya, KPK melancarkan operasi tangkap tangan di Banda Aceh pada Selasa 3 Juli 2018 kemarin,katanya.

Sementara itu sebelumnya di kabarkam ,Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI membawa Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ke Jakarta menggubakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 141 pukul 10.05 Wib lewat Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Rabu 4 Juni 2018.

Di kabarkan Gubernur Aceh Irwandi terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK Selasa malam 3 Juli 2018 di Pendopo Gubernuran Banda Aceh.

Sejak Selasa 3 Juli 2018, Tim Satuan Tugas (Satgas) KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT), di Aceh. Dalam OTT ini Tim Satgas KPK menangkap dua pejabat tinggi Aceh yaitu Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Penangkapan kedua pejabat tersebut dilakukan di lokasi terpisah. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ditangkap di pendopo gubernur di Banda Aceh, sementara Bupati Bener Meriah Ahmadi ditangkap di Bener Meriah. Keduanya ditangkap diduga terkait korupsi dana otonomi khusus.

Irwandi Yusuf baru dilantik sebagai Gubernur Aceh pada 5 Juli 2017. Ia diusung Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh, dan sejumlah partai politik lainnya.

Sedangkan Ahmadi diusung Partai Demokrat, PAN, PDA dan PKPB. Menurut sumber yang sama, Ahmadi ditangkap tim satuan tugas KPK saat menyerahkan uang ratusan juta kepada seseorang di sebuah tempat. Diduga orang itu adalah kepanjangan tangan Irwandi. “Uang ini sebagai imbalan kepada Gubernur karena sudah mendistribusikan dana otonomi khusus,” ujar sumber itu.(net)

LEAVE A REPLY