Bupati Berharap Kematian Gajah Jangan Terulang Lagi

0
45

suaraaceh.com -ACEH TIMUR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur, mengapresiasi pihak kepolisian yang telah mengungkap kasus kematian gajah jinak di CRU Serbajadi, Sabtu (9/6/2018). Diharap, kasus kematian gajah sumatera tidak lagi terulang, baik gajah liar atau gajah jinak.
 
“Jangan sampai kasus kematian gajah sumatera ini terulang, karena gajah adalah satwa yang dilindungi dan populasi semakin menyusut,” kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib atau Rocky, usai pertemuan dengan Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indra Exploitasia, di The Royal Idi, Rabu (4/7/2018).
 
Bupati mengaku sangat mendukung keberadaan CRU di Serbajadi, karena gajah jinak yang ditempatkan di CRU akan menjadi sarana dalam meminimalisir konflik gajah dengan manusia disejumlah titik di Aceh Timur.
 
“Sehingga saat gajah jinak ini mati, kita sangat terkejut dan ikut prihatin. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah diungkap dan pelakunya juga sudah ditangkap bersama barang bukti,” kata Rocky.
 
Agar hal serupa tidak terulang, bupati meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, memperketat pengawasan CRU, sehingga tugas dan fungsi CRU Serbajadi berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
 
“Agar CRU ini dapat diawasi oleh Pemkab Aceh Timur, maka kita berharap kewenangan CRU agar dilimpahkan ke daerah ini, sehingga operasional dapat ditambah dengan APBK dan pengawasan juga dapat ditingkatkan,” ujar Rocky.
 
Dalam pertemuan itu hadir sejumlah pejabat kepolisian seperti Tim Supervisi Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Adi Karya dan Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro. Hadir juga Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, Kasi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe, Dedi Irvansyah, dan tim Gakkum Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) serta Forum Konservasi Leuser (FKL).
 
Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap CRU Serbajadi. “Operasional CRU Serbajadi, tetap dilanjutkan, karena tujuannya untuk meminimalisir konflik gajah dengan manusia di Aceh Timur,” tutur Sapto singkat sebelum meninggalkan Kota Idi. (rgs).
 

LEAVE A REPLY