BNP Langsa Laksanakan Penyuluhan Program PTSL 2018

0
15

LANGSA | Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Langsa terus melakukan penyuluhan Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PPTSL) 2018 yang dilakukan di setiap desa se Kota Langsa. Penyuluhan itu sendiri dilaksanakan sejak 7 hingga 20 Februari 2018 mendatang.

“Penyuluhan ini kami selenggarakan untuk mengevaluasi program PTSL 2018 sekaligus untuk mengetahui realisasi prgram serta untuk mengetahui kecamatan mana yang belum maksimal mendukungan PTSL 2018,” kata Kepala BPN Kota Langsa, Yuliandi S. SiT, M.H pada Kamis (8/2).

Kata dia, penyuluhan tersebut di laksanakan di setiap desa dan turut dihadiri pegawai tigkat kecamatan, Babinsa, Babinkantibmas dan Pokmas Dartibnah dari masing-masing desa.

“Penyuluhan kita laksanakan di kantor Keuchik masing-masing desa sesuai jadwal yang telah kita sebarkan,” imbuhnya.
Sambung dia, penyuluhan itu dilakukan pihaknya untuk membangkitkan semangat masyarakat guna mendaftarkan bidang tanahnya ke BPN. Selain itu, pihaknya juga ingin mengetahui desa mana yang enggan menyelesaikan PTSL 2018 ini.

“Meskipun Intruksi Menteri Pertanahan Nasional cukup jelas mengatakan, bahwasannya PTSL ini gratis, tapi masih ada juga desa yang belum mencapai 20 persen untuk penanganan PTSL 2018 ini,” sebut dia.

Ia menjelaskan, berdasarkan  hasil rekapitulasi BPN Langsa pada setiap hari, masih ada lima desa dari dua Kecamatan yang hingga saat ini masi di bawah pencapayannya, bahkan belum mencapai 20 persen penanganan PTSL 2018.

“Dua  Kecamatan yang di maksut adalah Kecamatan Langsa Timur terdapat empat desa yang masih minim kesadarannya yaitu Desa Simpang Wie, Matang Cengai, Kapa, Seunebok Antara. Sedangkan Untuk Kecamatan Langsa Lama hanya tersisa satu Desa yang masih tertinggal yakni desa Meurandeh Aceh, Sedangkan tiga Kecamatan lain nya yakni Kecamatan Langsa Barat, Langsa Kota dan Langsa Baroe dalam penanganan PTSL sudah mencapai 50 persen padahal luas tanah jauh lebih luas di bandingkan dengan Kecamatan Langsa Timur,”katanya.

Ia juga menghimbau, agar seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder di Kota Langsa untuk terus bekerjasama dalam mensukseskan PTSL 2018, mengingat program ini merupakan program terakhir ditahun 2018 untuk penanganan sertifikat gratis.[sa/rs]

LEAVE A REPLY